Return to site

Pahami Beberapa Tahap Permohonan Visa Australia Agar Tak Ditolak

Beberapa destinasi wisata di Australia yang menjadi tujuan banyak turis, sebut saja Sea Life, Sydney Aquarium, Circular Quay, Fraser Island, dan Shark Island. Namun, tunggu dulu, sebelum berencana pergi ke Australia, siapkan dulu visa yang dibutuhkan.

Jika berbicara mengenai negara dengan tujuan wisata yang menyenangkan, Australia mungkin menjadi salah satu negara tersebut. Banyaknya destinasi wisata yang ada di negeri kangguru ini membuatnya dituju oleh banyak turis.

Beberapa destinasi wisata di Australia yang menjadi tujuan banyak turis, sebut saja Sea Life, Sydney Aquarium, Circular Quay, Fraser Island, dan Shark Island. Namun, tunggu dulu, sebelum berencana pergi ke Australia, siapkan dulu visa yang dibutuhkan.

Ada beberapa tahap yang harus Anda lakukan untuk membuat visa Australia. Pahami terlebih dahulu tahapnya agar proses pembuatannya berjalan lancar. Apa saja tahap yang dimaksud?

1. Siapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan

Sebelum pergi ke Australia Visa Application Centre (AVAC) di kawasan Kuningan, Anda harus mempersiapkan beberapa dokumen seperti formulir pengajuan visa untuk turis yang bisa diunduh di situs resmi pemerintah Australia, paspor (asli dan fotokopi), pas foto, fotokopi KTP dan KK, bukti keuangan sebagai jaminan selama tinggal di Australia, surat keterangan kerja, serta invitation letter. Jika persyaratan sudah lengkap, maka Anda bisa membuat janji temu di website VFS Australia. Janji temu tersebut wajib dilakukan agar Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengajukan permohonan ke AVAC.

2. Persiapkan biaya yang harus dibayar

Jika semua dokumen persyaratan sudah Anda berikan kepada AVAC, maka setelahnya ada biaya yang harus dibayar. Biaya visa Australia untuk visa turis sekitar Rp1.590.000, harga ini bisa saja berubah sewaktu-waktu. Biasanya, pembaruan nominal biaya dilakukan dua kali setiap tahunnya. Biaya tersebut bisa dibayar secara tunai atau transfer bank.

3. Waktu yang dibutuhkan untuk proses pembuatan visa

Setelah melakukan permohonan visa ke AVAC, maka Anda harus menunggu selama 15 hari (hari kerja) untuk proses pembuatannya. Semua dokumen Anda akan diserahkan ke Kedutaan Australia pada hari berikutnya setelah Anda menyerahkannya ke AVAC. Namun, jika Anda diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan atau rontgen dada, proses pembuatan visa bisa menjadi lebih lama. Anda tetap bisa melakukan pelacakan proses pembuatan visa melalui website AVAC.

4. Australia menerapkan visa elektronik

Hal paling penting yang harus Anda ketahui adalah Australia menggunakan visa elektronik. Visa ini terhubung dengan Electronic Travel System (ETAS) yang membuat status penerbangan Anda ke Australia bisa terdeteksi oleh sistem mereka. Jadi, tak ada lagi pengecekan secara manual karena status visa Anda dapat terbaca secara otomatis.

Jika Anda merasa proses pembuatannya terlalu menyita waktu, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan visa Australia. Beberapa orang lebih memilih menggunakan jasa pembuatan visa karena dinilai lebih mudah. Sebab, permohonan visa ke Australia bisa saja tak diterima atau ditolak karena beberapa alasan, misalnya saja dokumen yang tidak lengkap, masa berlaku paspor yang hampir kadaluarsa hingga adanya beberapa kecurigaan terhadap pemohon.

Hal lain yang juga perlu diketahui adalah persetujuan penerbitan visa biasanya berdasarkan pada berbagai pertimbangan terhadap keadaan pemohon tersebut, seperti misalnya kemampuan finansial, alasan dan tujuan kunjungan serta pertimbangan lainnya. Namun, untuk para pemohon yang pengajuan visanya pernah ditolak, maka pemeriksaan kelengkapan administrasinya akan diberlakukan lebih ketat. Jadi, pastikan semua dokumen penting yang menjadi syarat permohonan visa dipersiapkan dengan benar.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK