Return to site

Informasi: Pelonggaran Pembatasan Masuk Ke Swiss per 28 Juni 2021

By Richard | Visakita | Jasa Pengurusan Visa Swiss

· Swiss,Schengen

Berita positif datang dari Swiss dimana per tanggal 28 Juni 2021, pemilik visa yang sudah divaksin diijinkan untuk masuk ke Swiss. Hal ini merupakan angin segar bagi applicant yang ingin berkunjung ke Swiss karena sebelumnya kategori visa yang dapat diajukan sangatlah terbatas.

Dalam artikel ini, Visakita sebagai agen jasa pengurusan visa Swiss merincikan berbagai persyaratan khusus yang dibutuhkan untuk berkunjung ke Swiss selama pandemi.

Jenis Visa Swiss Yang Dibuka Kembali

Jasa Pengurusan Visa Swiss kembali menerima permohonan visa Schengen dengan masa tinggal maksimum 90 hari dibuka kembali untuk berbagai kategori seperti: Turis/Perawatan Medis, Kunjungan Keluarga/Teman, Pameran Bisnis/Perdagangan dan Transit Pelaut.

Adapun ada tambahan persyaratan yang wajib dipenuhi, seperti di bawah ini:

  1. Vaksinasi Covid-19 lengkap dan selesai dalam 14 hari terakhir. 
  2. Sertifikat vaksin dalam bahasa Indonesia wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  3. Form masuk ke negara Swiss.
  4. Anak usia di bawah 12 tahun wajib didampingi oleh orang tua yang telah melengkapi vaksin Covid-19. Anak usia 6-12 tahun wajib melampirkan hasil tes negatif Covid-19 (PCR/Antigen), sedangkan anak usia di bawah 6 tahun tidak perlu melampirkan hasil tes Covid-19.

Detail Vaksinasi Yang Dibutuhkan

Berikut adalah tipe vaksin yang diijinkan untuk dapat memasuki negara Swiss

  • Pfizer/BioNTech (BNT162b2 / Comirnaty® / Tozinameran)
  • Moderna (mRNA-1273 / Spikevax / COVID-19 vaccine Moderna)
  • AstraZeneca (AZD1222 Vaxzevria®)
  • Covishield™
  • Janssen / Johnson & Johnson (Ad26.COV2.S)
  • Sinopharm / BIBP (SARS-CoV-2 Vaccine (Vero Cell))
  • Sinovac (CoronaVac)

Kualifikasi Masuk ke Negara Swiss

Federal Health Swiss membuat situs yang memudahkan traveler yang hendak berkunjung masuk ke negara Swiss yang dapat diakses di sini. Kamu dapat mengakses situs ini dan melihat apakah kamu memenuhi kualifikasi untuk masuk ke negara Swiss.

Website Travelcheck untuk Negara Swiss

Penutup

Setelah menunggu berbulan-bulan, akhirnya Swiss menyusul negara Schengen lainnya yang kembali menerima wisatawan meskipun dengan persyaratan vaksinasi lengkap. Saat ini Indonesia pun sudah melakukan upgrade untuk sertifikat vaksin dengan dual bahasa (Indonesia dan Inggris) sehingga tidak perlu melakukan translate terhadap sertifikat vaksinnya.

Perlu diingat bahwa peraturan-persyaratan untuk berkunjung dan pembuatan visa Schengen bisa berubah sewaktu-waktu tergantung dari kondisi pandemi di masing-masing negara. Apabila kamu berniat untuk mengajukan visa Swiss, selalu konsultasikan dengan jasa pengurusan visa Swiss mu untuk mendapatkan update informasi terbaru.

Apakah kamu tetap akan berkunjung ke Swiss selama pandemi ini? ^^

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK