Return to site

Informasi: Italia Tetap Menetapkan Karantina Bagi 15 Warga Negara

by Richard | Visakita | Agen Pembuatan Visa

· covid-19,Italia

Per tanggal 1 Juli 2020, Uni Eropa telah membuka wilayahnya untuk kunjungan sekunder seperti wisata kepada 15 warga negara.

15 negara tersebut adalah Algeria, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Korea Selatan, Montenegro, Moroko, Rwanda, Selandia Baru, Serbia, Thailand, Tunisia, Uruguay.

Italia sebagai salah satu anggota Uni Eropa, mengkonfirmasi akan tetap memberlakukan karantina 14 hari bagi traveler yang datang tidak melalui di luar Uni Eropa + Norwegia, Swiss, Islandia dan Swiss (negara Schengen yang tidak termasuk anggota Uni Eropa).

Berikut kutipan dari berita lokal yang dapat diakses di sini.

Beberapa jam sebelum pengumuman oleh Uni Eropa, Italia mengumumkan bahwa negara tersebut tidak akan tergabung dalam rencana Uni Eropa membuka pembatasan, dan akan tetap menerapkan karantina bagi traveler yang datang dari luar Uni Eropa.

 

"Situasi global ini sangat rumit", kata Perdana Mentri Kesehatan Italia Roberto Speranza. "Kami harus mencegah pengorbanan yang dibuat oleh warga negara Italia selama beberapa bulan terakhir menjadi sia-sia."

Peta Uni Eropa - Jasa Pembuatan Visa Schengen

Peta Uni Eropa

Mengingat Italia termasuk salah satu negara Eropa yang terkena dampak besar oleh covid-19, dapat dipahami bahwa mereka sangat berhati-hati supaya kejadian tersebut tidak terulang kembali. Dari kurva kasus baru oleh Italia di bawah ini, dapat dilihat grafiknya sudah sangat menurun dibandingkan puncak yang terjadi pada bulan Maret 2020.

Visa Italia

Italia termasuk dalam wilayah Schengen sehingga jasa pembuatan visa Italia termasuk dalam kategori jasa pembuatan visa Schengen. Per tanggal 29 Juni 2020, Italia hanya mengijinkan pembuatan visa kategori pelaut dan visa kunjungan keluarga. Perlu diperhatikan bagi pemilik visa Schengen yang masih aktif, Indonesia tidak termasuk dalam 15 negara yang diijinkan untuk masuk Uni Eropa dalam kategori perjalanan sekunder (wisata). 

Penutup

Italia akan memasuk musim panas pada bulan Juli-September 2020, dimana wisata akan berlimpah pada bulan-bulan tersebut, dan waktu tunggu jasa pengurusan visa Schengen akan menjadi panjang dikarenakan banyaknya antrian traveler yang mengajukan visa.

Saya pribadi mengapresiasi keputusan yang diambil pemerintah Italia karena ini menunjukkan kesehatan warga negara menjadi prioritas dibandingkan dengan hal lainnya.

Menurutmu kapan Italia akan memberikan ijin kepada Indonesia untuk wisata?

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK